UIN Bandung Bangun Rumah Moderasi

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, saat ini menjadi pionir pembangunan rumah moderasi beragama di Indonesia. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengapresiasi inovasi tersebut dan berharap bisa diadopsi instansi lainnya.

“Apresiasi yang tinggi kepada pembangunan rumah moderasi dan ini yang pertama, tentu harus ditularkan ke berbagai pihak terkait,” ucap Razi, dilansir dari laman detik.com.

Ia menyebutkan, yang harus dimoderasi bukan agamanya, tapi cara beragama yang dilakukan penganutnya. Konsep moderasi tidak hanya untuk umat Islam, tapi untuk semua pemeluk agama mengingat potensi perpecahan ada di semua agama.

“Tentu saja semua agama, penganutnya, pasti meyakini bahwa agamanya benar, itu harus dihormati. Hanya, dalam kehidupan sosial bersama, bagaimana kita rukun, menjaga NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap dia.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Mahmud mengklaim bahwa pihaknya menjadi yang pertama meresmikan rumah moderasi dari 58 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia.

“Di kampus tiga ini, di rumah moderasi, kami akan mendidik dan melahirkan sarjana ulama zaman now. Dengan kapasitas hafiz, menguasai teknologi, memahami Alquran, serta berwawasan moderat dan cinta NKRI. Mendukung terwujudnya negeri Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.

“Moderasi beragama di UIN SGD, Bandung, merupakan bentuk penghadiran kembali sistem nilai masyarakat Jawa Barat, Sunda, dengan tradisi silih asah, silih asih, silih asuh,” lanjut Mahmud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: