Taman Tegalega Kini Penuh Warna

Lampions Park atau Taman Dinosaurus di Tegalega telah rampung. Masyarakat sangat antusias ingin mengunjunginya, baik dari Bandung maupun luar kota.
Hal yang membuat taman yang baru dibuka terpaksa ditutup kembali untuk beberapa saat karena sejumlah kerusakan di beberapa fasilitas oleh pengunjung yang sibuk berswafoto. Namun, penutupan ini berlangsung singkat karena segera setelah perbaikan dilakukan, pengunjung sudah diperbolehkan kembali berswafoto di sana.

Taman Lampion menjadi ikon unik taman Tegalega versi terbaru. Ornamen lampion dinosaurus di sana lantas membuat masyarakat menyebutnya sebagai taman Dinosaurus. Alasannya, pasalnya dinosaurus menjadi salah satu ornamen yang paling mudah diingat, selain tentunya monumen Bandung Lautan Api. Namun, sebenarnya taman ini bernama Taman Lampion atau Lampions Park.

Terlihat banyak lampion digantung menghiasi taman. Ketika malam tiba, semua lampion termasuk semua patung-patung (lampion) dinosaurus akan menyala. Taman Tegalega yang dulu terkenal gelap dan angker ketika malam perlahan bertransformasi menjadi taman hias tempat rekreasi keluarga.

Sekitar 20 patung dinosaurus menghiasi Taman Tegalega. Jenisnya beraneka ragam mulai dari T-Rex, Velociraptor yang hidup di zaman Kretasius, Pterodactyl yang bisa terbang, Brontosaurussi leher panjang pemakan tumbuhan, Triceratops si tambun bertanduk tiga, bahkan telur-telur dinosaurus pun ada di sana.

Untuk para pengendara sepeda motor yang berkunjung, meski sudah membayar tiket parkir, ketika akan memasuki wilayah Taman Lampion, mereka akan tetap diminta membayar karcis masuk, begitu pula para pejalan kaki. Harga yang diminta bervariasi antara Rp 1000-2000. Sangat murah bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: