Rumah Pabrik Narkoba di Arcamanik Digerebek BNN

Sebuah rumah digeledah karena diduga sebagai pabrik narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, berdiri di kompleks perumahan asetPemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Empat rumah yang saling berhubungan itu berlokasi di perumahan bernama Kompleks Pemda kemudian digeledah oleh BNN pada Minggu 23 Februari 2020 sore.

Wali Kota Bandung, Oded M Danialmengakui bahwa kompleks tersebut merupakan aset pemerintah.

“Kalau kita bicara, tanah ini milik aset Kota Bandung yang disewakan ke masyarakat, ya tentu saja fungsinya adalah hunianmasyarakat,” ucap Oded di lokasi rumah penggeledahan.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bandung agar melaporkan kegiatan apapun ke aparat kewilayahan baik pihak polsek maupun kecamatan setempat.

Dengan begitu, jika ada hal-hal yang disinyalir tidak baik, menurutnya dapat segera diketahui.

Hasil dari penggeledahan, pihak BNN mendapat barang bukti pil berjumlah sekitar dua juta butir dikemas dalam 25 kotak, dua mesin pencetak pil, dan sejumlah alat-alat lainnya.

BNN telah mengamankan enam orang yang diduga berkaitan dengan pabriknarkoba tersebut.

Sedangkan, Lurah Cisaranten Endah, Jajang Kurnia mengaku tak mengenal sosok pemilik rumah tersebut.

“Sebetulnya pemantauan ini kan ada RT dan RW laporan dari RT memang sebenarnya kurang terpantau. Warga ini tidak lapor ke RT dan RW meskipun punya kafe, tidak ada pemberitahuan,” ungkap Jajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: