Resto Hingga Kafe Bandung Batasi Jumlah Konsumen yang Makan di Tempat

Pemkot Bandung tengah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. PSBB proporsional pun berlangsung restoran hingga kafe boleh buka dan sediakan makan di tempat, tetapi kapasitas jumlah konsumen dibatasi.

“Boleh. Kalau menurut Perwal (peraturan wali kota) yang sekarang itu kan boleh buka tapi 30 persen kapasitasnya,” ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kota Bandung Taspen Efendi, dilansir dari laman detik.com.

Menurutnya, ada beberapa sejumlah resto hingga kafe yang wajib mengikuti aturan. Pihaknya tak segan menutup bila pemilik atau pengelola melanggar aturan yang sudah tertulis dalam Perwal.

“Jadi ada tiga yang harus ditaati yaitu jam operasional, jalankan protokol kesehatan dan kapasitas,” ucap Taspen.

Aturan mengenai pembukaan tempat makan sendiri sudah tertulis dalam Perwal nomor 32 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas Perwal nomor 21 tentang pelaksanaan PSBB di Kota Bandung. Perwal tersebut ditanda tangani oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial pada 30 Mei 2020.

Dalam Perwal itu, aturan soal pembukaan tempat makan, restoran dan bidang sejenis diatur secara rinci dalam Pasal 11 ayat 3. Pada poin d, disebutkan restoran hingga tempat makan boleh buka dan menyediakan makan di tempat asal dibatasi kapasitasnya menjadi 30 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk.

“Pelayanan makan di tempat (dine in) restoran, rumah makan/usaha sejenis paling banyak sebesar 30% (tiga puluh persen) dari jumlah kapasitas kursi dan pelayanan hanya untuk by appointment tidak melayani walk in guest, dengan waktu operasional dimulai jam 06.00 s/d 18.00 WIB,” tertulis Pasal 11 ayat 3 poin d.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: