Ratusan Peserta UTBK-SBMPTN Rapid Test di UPI

Ratusan peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah menjalani rapid test. Hasilnya satu orang reaktif.

Koordinator Rapid Test Gugus Tugas COVID-19 Jawa Barat Devy Chatrin menyebutkan, satu orang reaktif tersebut rencananya akan dilakukan penegakan diagnosis dengan PCR atau pemeriksaan swab.

“Besok akan kita tindak lanjuti langsung untuk dilakukan swab di Labkesda Provinsi Jabar,” ucapnya saat ditemui seusai rapid test di kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung.

Satu orang reaktif ini adalah peserta UTBK yang berasal dari luar Kota Bandung dan berjenis kelamin perempuan. Rapid test kali ini diikuti 164 orang terdiri dari 119 peserta dan 45 panitia UTBK.

Ia menjelaskan, rapid test ini sebagai skrining awal. Jadi kepada yang bersangkutan ataupun kepada masyarakat agar tidak panik menanggapi hal tersebut.

“Untuk rapid tes bukan merupakan diagnosa tapi skrining awal, jadi belum tentu yang bersangkutan positif covid, untuk penegakan diagnosa kita tunggu hasil PCR dengan swab tesnya,” jelasnya.

Selama pelaksanaan, dia menyampaikan, tak mengalami kesulitan karena dari peserta UTBK dan panitia menaati protokol kesehatan dan berjalan tertib. “Untuk pelaksanaannya sih ga ada kesulitan, sudah lebih baik dari sisi penataan panitia UPI sendiri untuk pesertanya kan di random sampling,” ujar Devy.

Tak hanya di UPI, pihaknya akan melakukan pengambilan sampling rapid test di ISBI, Unsika Karawang, dan IPB Bogor. “Kuota masing-masing universitas berbeda-beda tergantung perhitungan dari gugus tugas,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: