PMI Kota Bandung Menjamin Stok Darah Masih Aman

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung telah memastikan jika stok darah selama bulan Ramadan aman. Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah menyebutkan, bahwa pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah dengan berbagai upaya.

PMI Kota Bandung sejak dua pekan sebelum Ramadan telah gencar menggelar donor darah di berbagai wilayah. PMI Kota Bandung bekerja sama dengan sekolah, hingga perguruan tinggi nonmuslim, dan masjid-masjid di Kota Bandung.

“Sekolah nonmuslim tetap bisa berdonor di siang hari saat Ramadan. Sementara selama Ramadan, kita kerja sama dengan masjid. Selesai salat tarawih, bisa berdonor darah. Waktunya sampai pukul 24.00 WIB,” ucap Uke,” di Bandung, pada Jumat, 10 Mei 2019.

Ia optimistis PMI Kota Bandung dapat memperoleh sekitar 400-500 labu darah setiap hari. Selama Ramadan bisa diperoleh sekitar 4.000 labu darah.

“Dalam kondisi normal, per hari pendonor sekitar 400-an. Hadirnya mobil unit, bisa memperoleh sekitar 80 labu darah. Insyaallah kebutuhan bisa terpenuhi setiap harinya,” ungkap Uke.

PMI Kota Bandung telah mengoperasikan 5 hingga 7 mobil untuk menggelar donor darah. Tak hanya itu, ada juga 3 sampai 4 unit mobil donor yang mendatangdengan masjid-masjid.

Walaupun pendonor di Ramadan berkurang, tetapi stok darah mencukupi. Ia memastikan berdonor darah bagi mereka yang berpuasa tetap masih aman. Donor darah bisa dilaksanakan setelah berbuka puasa.

“Waktu idealnya kalau mau donor sesudah buka puasa, sehingga ada tenaga dan asupan makanan. Di samping itu cairan tubuh pun tercukupi,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: