Penyembuh Kanker dari Hutan Kalimantan, Tanaman Bajakah

Tanaman bajakah sempat viral berkat 3 siswa SMAN 2 Palangkaraya yang melakukan penelitian dan menemukan bahwa tanaman tersebut dapat menjadi obat kanker. Penelitian pada tanaman bajakah oleh 3 siswa SMAN 2 Palangkaraya bersama guru pembimbingnya ini telah dilakukan sejak tahun 2018.

Mei 2019 lalu, karya ilmiah tentang tanaman bajakah ini dilombakan di Bandung, tepatnya di Universitas Pendidikan Indonesia, dan berhasil meraih medali emas. Setelah mendapatkan juara nasional, karya ilmiah tentang tanaman bajakah ini kembali di lombakan, tapi kali ini di taraf internasional.

Juli 2019 lalu, karya ilmiah tentang tanaman bajakah ini membuahkan hasil yang sangat baik yakni mendapatkan medali emas dalam ajang World Invention Creativity Olympic di Korea Selatan.

Tanaman bajakah merupakan tanaman yang banyak ditemukan di hutan Kalimantan. Pohon bajakah termasuk jenis tanaman merambat, namun memiliki batang yang cukup besar dan kuat. Ketinggian pohon bajakah dapat mencapai 5 meter atau mencapai puncak dari pohon yang dirambatinya.

Tanaman bajakah banyak tumbuh di tanah gambut dan penampakannya sering kali mirip dengan banyak tanaman lain di hutan sehingga sulit untuk membedakannya. Umumnya tanaman bajakah banyak ditemukan di bagian hutan yang tumbuh dan hanya sedikit terkena cahaya matahari.

Keberadaannya di hutan belantara membuat pohon bajakah sering dianggap sebagai pohon mistis. Meskipun demikian, pohon ini dapat dimanfaatkan sebagai obat kanker tradisional oleh Suku Dayak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: