Pemkot Bandung Wacanakan Pengembangan Kereta Tanpa Rel atau (ART)

Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah mewacanakan pengembangan kereta tanpa rel atau dikenal dengan Autonomous Rapid Transit (ART). Transportasi massal berteknologi tinggi itu akan coba dihadirkan sebagai solusi mengatasi kemacetan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebutkan, Wali Kota Bandung Oded M Danial sempat bertemu dengan petinggi PT KAI membahas berbagai rencana kerja sama. Dalam pertemuan itu, PT KAI menawarkan teknologi transportasi massal berupa kereta yang mampu berjalan di atas rel virtual.

“Waktu itu pernah ada peluang karena Pak Wali sudah ketemu dengan pimpinan PT KAI. Transportasi massal berbasis kereta tapi tanpa rel. Jadi itu masih jalurnnya bisa digunakan transportasi lain,” ungkap Yana di Balai Kota Bandung, Selasa (8/10/2019).

Pihaknya menyampaikan, akan terus menjajaki kembali pembahasan dengan PT KAI mengenai rencana pengembangan moda transportasi massal tersebut. Karena menurutnya teknologi kereta tanpa rel ini cukup layak dihadirkan di Kota Bandung.

tak hanya itu, dia pun merasa yakin moda transportasi ini hadir bisa menarik minat warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Karena melihat ketepatan waktu dan kenyamanan yang diberikan.

“Memang dulu itu nanti kena macet juga (karena menggunakan badan jalan yang ada). Tapi nanti lambat laun warga cenderung beralih. Nanti beralih kendaraan pribadi bisa berkurang dan jadi lebih lancar,” ucapnya.

Meski belum bisa menjelaskan secara detail , Yana menganggap perlu adanya pembahasan mengenai penerapan teknologi tersebut. Pihaknya perlu memiliki keberanian dalam menyelesaikan masalah kemacetan di Kota Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: