Pemkot Bandung Ajak Warga untuk Laporkan SPBU ‘Nakal’

Pemkot Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) secara rutin memeriksa seluruh SPBU. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya praktik ‘nakal’ atau kecurangan yang dilakukan pengelola SPBU.

Di Kota Bandung sendiri terdapat 90 SPBU. Semua SPBU selalu diperiksa untuk memastikan tak adanya kecurangan dengan mengurangi takaran.

“Kita rutin periksa SPBU di Bandung,” ucap epala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah di Balai Kota Bandung, pada Minggu (15/9/2019).

Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan, dia mengatakan, sejauh ini tak ditemukan adanya kecurangan. Hanya memang ada dua SPBU yang sempat dicurigai praktik curang dengan mengurangi takaran.

“Kemarin kita temukan didampingi Direktorat Meteorologi, diduga ada SPBU menambah alat sehingga merugikan konsumen yakni di daerah Cijawura. Tapi ternyata itu tidak berfungsi dan kami minta alat itu untuk dicopot,” ungkap Elly.

Tak hanya itu, pihaknya sempat mendapat laporan dari masyarakat adanya SPBU yang diduga melakukan kecurangan. Namun setelah diperiksa, SPBU itu tidak terbukti beraktivitas ilegal.

“Terus SPBU di daerah Soekarno Hatta, ada dugaan pengurangan. Ternyata setelah diperiksa printernya rusak sehingga seperti ada kekurangan. Kita sudah minta itu untuk diperbaiki,” lanjutnya.

Menurutnya, pemeriksaan tera ini dilakukan agar menjamin dan melindungi konsumen. Pihaknya pun meminta masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif bila ditemukan adanya kecurangan atau indikasi pelanggaran lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: