Pembangunan Kampung Buricak Burinong Dirampungkan

Pembangunan Kampung Buricak Burinong di Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, kembali dirampungkan. Pembangunan ini di inisiasi pada tahun lalu, saat ini pembangunan dilakukan mulai dari pengecatan atap dan genting rumah dengan cat yangberwarna- warni.

Pembina Yayasan Sumedang Motekar sekaligus Penggagas Kampung Buricak Burinong, Herman Suryatman menuturkan, rencana pengecatan 150 atap rumah warga di Kampung Buricak Burinong yang terletak di kawasan Bendungan Jatigede itu, membutuhkan cat sekitar 3 ton. Dengan asumsi pengecatan satu atap rumah warga membutuhkan 20 kg cat.

“Jadi, total kebutuhan cat untuk 150 rumah warga diperkirakan mencapai 3.000 kg cat atau sekira 3 ton,” ucapnya.

1 ton cat segera dipenuhi dari sumbangan masyarakat lainnya yang peduli terhadap pembangunan Jatigede.

Pengecatan atap dan genting rumah warga, akan lebih menguatkan kesan buricak burinong (warna warni) di cat rumah kampung tersebut.
Perencanaan itu dilakukan sampai pelaksanaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat.

“Eksekusinya dimulai Juli 2017. Saat itu 150 rumah yang ada di Dusun Cisema dicat warna-warni. Pada pengecatan tahap pertama, menghabiskan cat sekitar 3 ton” jelasnya.

Ketua BPD Desa Pakualam, Amir Sunarya menambahkan, bahwa pengecatan atap dan genting disambut antusias oleh masyarakat Dusun Cisema tak hanya itu masyarakat pun sudah tidak sabar ingin menuntaskan pembangunan Kampung Buricak Burinong tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: