Ngabuburit Main Meriam Bambu di Lembang

Banyak kegiatan yang dapat anda lakukan sembari menunggu waktu untuk berbuka puasa. Salah satunya bermain meriam bambu atau lodong seperti yang dilakukan anak-anak di Kampung Panjebolan, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Terdengar suara letupan dari tiga deret lodong yang saling bersahutan di sebuah lereng bukit. Terlihat juga sejumlah anak yang bergantian menyulut meriam yang terbuat dari bilah bambu yang tak terlalu muda.

Setiap kali terdengar suara meriam berbunyi, kerap disusul oleh suara riang gembiranya anak-anak. Namun perlu diingat memainkan meriam ini perlu diawasi orang dewasa karena risiko kecelakaan tetap ada.

Dalam memainkan lodong diperlukan sebatang bambu yang dilubangi di bagian pangkalnya. Ruas bambu mesti dijebol dengan tongkat atau linggis, tujuannya untuk membuat ruang gas.

Lalu buatlah lubang picu dengan menggunakan bor atau gergaji di pangkal samping bambu, lubang tersebut akan dijadikan tempat guna menuangkan minyak tanah dan memantik letupan.

Kepala Desa Gudang Kahuripan Agus Taryana, menuyebutkan memainkan meriam lodong tersebut merupakan tradisi yang terjaga di desa tersebut. “Anak-anak dan juga orang dewasa ikut memainkan lodong ini ya setiap menjelang buka puasa,” ucap Agus.

Permainan yang terinspirasi dari meriam ala Portugis memang jarang ditemukan di wilayah perkotaan yang padat. Untuk memainkan lodong diperlukan lahan yang luas dan sepi, karena memiliki suara bising lodong yang bisa mengganggu warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: