Mengurai Kemacetan di Kota Bandung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan pembangunan dua jembatan layang (flyover) di Kota Bandung. Pembangunan kedua jembatan tersebut menghubungkan ruas jalan provinsi yang diharapkan dapat mengurai kemacetan.

Penandaan pembangunan jembatan layang dilakukan dengan acara ground breakingatau peletakan batu pertama di Jalan Jakarta, Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin langsung acara tersebut serta disaksikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

“Pada dasarnya Jawa Barat khususnya Kota Bandung ini memang sudah sangat padat. Suara mobil dan antriannya memang luar biasa. Kuncinya memang adalah sudah menjadi tantangan buat Mang Oded membuat konektivitas baik yang baru maupun yang sudah ada,” ujar Ridwan Kamil.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Biaya pembangunan kedua jembatan layang menggunakan anggaran di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar.

“Pemprov Jawa Barat bersikap adil terhadap semua kota kabupaten. Di kota kecenderungannya kebutuhan infrastruktur lalu lintas, kalau kabupaten rata-rata kebutuhannya infrastruktur pertanian, perikanan, penataan pariwisata daerah,” ucapnya.

Tak hanya di Kota Bandung, Ia menambahkan, pembangunan jembatan layang dilakukan di Kota Sukabumi. “Hari ini saya tanda tangani tiga, dua di Bandung, satu di Sukabumi. Tahun ini dibagi dua tahap. Flyover Jalan Jakarta dan Jalan Laswi, disesuaikan kajian Dishub dan PU Kota Bandung,” ungkapnya.

Untuk biaya pembangunan ketiga flyover menggunakan APBD Jabar. “Full APBD Jawa Barat, totalnya mendekati Rp100 miliar,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: