Memasak Daging Menggunakan Teknik Sous Vide

SOUS vide merupakan teknik memasak dengan menggunakan kantung kedap udara berisi bahan makanan yang dimasukkan ke dalam wadah dengan air bersuhu tertentu. Termasuk untuk mengolah daging, teknik tersebut mempunyai banyak keunggulan.

Metode memasak ini dikenal berasal dari Perancis. Termasuk teknik memasak modern, sous vide mula-mula dikenalkan salah satu koki terkenal dunia, Ferran Adria.

Keunggulan utama memasak dengan sous vide ialah bisa mengakali kondisi daging yang kurang premium menjadi sangat bercita rasa. Sous vide terkenal dengan kemampuannya untuk mempertahankan sari pati makanan yang dimasak.

Hal tersebut karena memasak dengan cara sous vide membutuhkan waktu lebih dari tujuh jam dengan pemanasan sekitar 55-60 derajat celcius. Tak hanya daging, aneka bahan makanan lain bisa diolah dengan metode ini, termasuk ikan dan sayuran, bahkan membuat kue.

Executive Chef Crowne Plaza Bandung Panji Persada menyampaikan teknik sous vide memungkinkan daging matang sempurna pada saat proses marinasi. Tinggal memasukkan daging bersama bumbu dan rempah, kemudian simpan dalam alat sous vide, sebelum diolah kembali baik dipangang atau digoreng.

Seperti, menu Hot Stone Grill Sous Vide Beef Medallion yakni kreasi terbaru Chef Panji diolah dengan dua teknik yang berbeda, sous vide serta pemanggangan dengan hot stone. Menu beef seberat 200 gram ini disandingkan dengan beet jus atau kaldu tulang sapid dan juga salad juga olahan kentang.

“Nama dari menu terbaru ini sudah menggambarkan adanya dua teknik masak berbeda yang dilakukan untuk menghasilkan sajian yang sempurna. Pertama adalah menggunakan teknik khas negara Perancis Sous Vide yang mengharuskan daging disimpan di dalam kantung plastik khusus kemudian direbus selama satu sampai 7 jam dengan temperatur tertentu secara konsisten. Suhu diatur lebih rendah dari biasanya yaitu sekitar 55-60 derajat celcius. Tujuan dari teknik ini adalah untuk memastikan kematangan dan kelembutan daging merata hingga ke dalam,” terangnya, pada rabu, 27 Maret 2019 di Mosaic All Day Dining Restaurant, lantai lobby Crowne Plaza Bandung , Dilasir laman Pikiran Rakyat.

Apabila sudah melewati tahap Sous Vide, daging biasanya akan dipanggang dengan menggunakan stone grill yang disajikan di masing-masing meja tamu. Hot stone atau lava stone yaitu alat panggang yang dapat menyimpan panas hingga 300 derajat celcius selama 30 menit sehingga benar-benar dapat mematangkan olahan daging.

“Chef akan membantu tamu untuk memanggang daging secara langsung hingga tingkat kematangan yang diinginkan tamu. Proses ini tentunya menjadi daya tarik bagi tamu itu sendiri karena dapat bereksperimen langsung,” ucap Chef Panji.

Ia menuturkan, kombinasi dua teknik tersebut masih jarang dilakukan di Bandung. Sehingga ia ingin mengajak tamu untuk merasakan kenikmatan memanggang steak secara langsung karena mendengar sizzling saat steak bersentuhan dengan hot stone ternyata bisa meningkatkan selera makan tentu saja menjadi terasa lebih nikmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: