Matras Obyek Wisata Baru yang Dikelola dengan Sederhana

Lokasi pintu saluran air irigasi di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran saat ini menjadi tempat favorit bagi pengunjung.

Obyek wisata air yang memang belum lama dibuka secara umum ini masih dikelola secara sederhana. Tetapi, keindahan alam di obyek wisata ini langsung dilirik oleh pihak Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab. Pangandaran.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab Pangandaran, Undang Sohbarudin, obyek wisata air Matras ini dikelola oleh desa setempat.

“Lumayan warga bisa ikut membuka usaha jualan makanan dan minuman di obyek wisata Matras. Apalagi sekarang mulai banyak didatangi oleh pengunjung meski dari pengunjung lokal,” ungkap Undang, pada Selasa, 26  Matras 2019.

Tidak hanya usaha makanan dan minuman saja, warga juga bisa membuka usaha dengan jasa penyewaan life jaket dan ban untuk alat bantu berenang. Bahkan kata Undang, dari anggota Tagana Kab Pangandaran turut meramaikan obyek wisata Matras dengan membuka spot fly fox.

“Belum ada retribusi di sana. Hanya saja pengunjung cukup mengeluarkan biaya parkir kendaraannya saja. Belum ada retribusi untuk masuk ke obyek wisatanya,” ucap, Undang kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.

Jika ingin mencoba ke obyek wisata air di Matras Desa Sukahurip tentu tidak sulit, pengunjung bisa melalui jalur Desa Babakan mengarah ke jalan Cikulu dengan jarak sekitar 500 meter sudah sampai lokasi, sementara jikau melalui jalur depan Pasar Pananjung sedikit jauh dan harus melewati perkampungan di Desa Purbahayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: