Layanan SIM dan STNK di Jabar Kembali Dibuka

Pelayanan perpanjangan dan pembuatan SIM di Jawa Barat kini kembali dibuka. Meski saat ini sudah dibuka, pelayanan tersebut tetap harus mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

“Pelayanan dibuka kembali dengan tetap mempedomani protokol kesehatan secara ketat menuju tatanan kehidupan normal baru (New Normal),” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso.

Tak hanya pelayanan SIM, polisi juga akan membuka pelayanan bagi yang akan memperpanjang atau membuat baru STNK hingga BPKB kendaraan.

Hal tersebut dilakukan guna pelayanan SIM dilakukan di satuan pelayanan administrasi (Satpas) tiap Polres. Sedangkan STNK hingga BPKB dilakukan di Samsat.

Ia menyampaikan jija beroperasinya kembali pelayanan ini sesuai dengan kebijakan yang tertuang dalam surat telegram nomor ST/1537/V/UAN.I.I/2020 tanggal 29 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Istiono.

Mengenai pelayanan SIM, Erlangga menyebutkan jika pihaknya memperpanjang dispensasi bagi masyarakat yang hendak memperpanjang SIM. Masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis selama Pandemi COVID-19 tanggal 24 Maret – 29 Mei 2020, diberi dispensasi proses perpanjangan SIM mulai tanggal 2 Juni hingga 30 Juni 2020.

“Apabila pemegang SIM tersebut, tidak melakukan perpanjangan SIM diwaktu pemberian dispensasi tersebut, maka tidak dapat melakukan proses perpanjangan, akan tetapi harus melaksanakan proses penerbitan SIM dengan mekanisme penerbitan SIM baru,” ungkapnya.

Sedangkan, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi melanjutkan tak hanya pelayanan SIM di Satpas, pelayanan SIM keliling akan segera kembali dibuka.

“Ya sudah bisa. Yang terpenting mengikuti protokol COVID-19. Masyarakat juga harus disiplin pakai masker. Kita juga petugasnya memakai standar APD COVID-19 untuk pelayanan,” jelas Eddy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: