Korban Banjir di Ngamprah KBB Butuhkan Peralatan Sekolah

Korban banjir di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat tak hanya membutuhkan bantuan berupa makanan. Mereka juga memerlukan tapi juga bantal, handuk, selimut sampai perlengkapan sekolah.

Pasalnya, banjir menerjang perkampungan penduduk secara tiba-tiba. Kejadian tersebut membuat warga tidak bisa menyelamatkan harta bendanya.

“Kami juga butuh bantuan seperti bantal dan handuk. Semuanya basah dan kotor tak bisa digunakan lagi,” ucap Ani, salah seorang korban banjir di Kampung Ciharashas, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah.

Ani dan anggota keluarganya memilih untuk tidak mengungsi meski rumahnya sempat terendam banjir setinggi 1 meter. Bersama suami dan anak-anaknya, selama tiga hari ini sibuk membersihkan perabotan rumah tangga dan barang elektroniknya yang kotor oleh lumpur.

Berbagai bantuan dari Granat berupa bantal, handuk, tikar, sampai perlengkapan sekolah seperti buku dan alat tulis turut berdatangan. Ketua DPC Granat Kabupaten Bandung Barat, Eman Sulaeman mengatakan, bantuan yang diberikan kepada korban banjir berasal dari sumbangan pengurus.

Ketua RW 04 Kampung Ciharasas, Desa Margajaya, Aep Saefuloh menyebutkan, bantuan yang diberikan Granat merupakan barang-barang yang sangat dibutuhkan warganya. Banjir bandang yang terjadi menjelang malam pergantian tahun itu, menerjang RT 04 dan 05.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: