Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan di Kabupaten Bandung

Sekitar 10.000-15.000 orang diperkirakan akan memadati kawasan Jalan Alfathu, di depan kompleks Pemkab Bandung dan Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada gelaran Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan, Minggu 18 Agustus 2019 nanti.

Acara tersebut membuat jajaran Polres Bandung menutup sementara ruas Jalan Alfathu dan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas pada hari itu mulai pukul 6.00-12.00.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Vena Andriawan menyebutkan, acara ini akan dimeriahkan sekira 3.000 peserta yang terdiri atas 2.000 penari dan peserta pawai.

“Kalau satu peserta membawa serta tiga sampai lima anggota keluarganya, diperkirakan massa yang terkumpul 10.000-15.000 orang, belum termasuk masyarakat yang ingin menonton,” katanya di Kantor Disparbud Kabupaten Bandung, Jumat 16 Agustus 2019.

Tak hanya tarian massal, Vena Andriawan menyatakan, acara tersebut akan dimeriahkan pawai 25 mobil hias, 50 sepeda ontel, 20 sepeda motor antik, 50 skuter, 15 kostum unik, 75 tamu pelaku seni dari Jakarta Barat, Mojang Lodaya dari Polda Jabar, dan sejumlah atraksi lain.

Tamu undangan dari Kementerian Pariwisata, Disparbud Jabar, Disparbud kota/kabupaten se-Jabar dan beberapa unsur lain juga akan mengenakan kostum tradisional berupa pangsi dan iket untuk laki-laki serta kebaya untuk perempuan.

Menurutnya, Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan kali ini berbeda jauh dengan tahun-tahun yang sebelumnya.

Kali ini dengan jumlah peserta yang lebih besar, karnaval merupakan uji coba even berskala internasional. Disparbud Kabupaten Bandung juga mengundang tamu asing dari sejumlah kedutaan besar, konsulat jenderal, serta mahasiwa asing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: