Jurig Runtah, Sulap Sampah Jadi Pot Bunga

Permasalahan sampah di Kabupaten Bandung hingga saat ini masih belum juga teratasi dengan cukup baik. Di sejumlah wilayah seperti di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) ilegal masih sering bermunculan meskipun berkali-kali Dinas Lingkungan Hidup melakukan operasi bersih.

Pemkab Bandung sejak lama sudah memang sudah menargetkan wilayahnya akan bebas dari sampah pada 2020 mendatang. Namun pola pikir dan kebiasaan yanh buruk banyak oknum masyarakat yang masih menjadi kendala terbesar.

Tetapi, masih banyak warga Kabupaten Bandung yang juga peduli terhadap lingkungan terutama masalah persampahan. Salah seorangnya adalah Wisnu Suardaya (40), warga Kampung Sukarame, Desa Parungserab, Kecamatan Soreang.

Di kalangan warga sekitar Parungserab dan Soreang, Wisnu telah lebih dikenal dengan panggilan akrab “Jurig Runtah” (hantu sampah). Hal tersebut tak lepas dari upaya tanpa pamrihnya dalam mengurangi sampah lingkungan sekitar.

Berawal dari kekesalan, ide kreatifnya mulai muncul dari benak Wisnu ketika ia melihat tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Soreang. “Saya berpikir bagaimana mengurangi tumpukan sampah yang dikeluhkan oleh warga dan pemerintah,” ungkapnya Senin, 12 Agustus 2019.

Wisnu alkhirnya memulai tekadnya dengan melakukan pemilahan sampah di sejumlah titik tumpukan. Tak hanya menjual dalam bentuk mentah, kreatifitasnya membuat sampah anorganik terpilah disulap menjadi barang bernilai ekonomis lebih tinggi berupa pot bunga.

Selain itu, ide kreatifnya juga sudah ditularkan oleh Wisnu ke pegiat lingkungan di kecamatan lain. “Alhamdulillah sekarang pot bunga dari sampah ini sudah tersebar di banyak kecamatan di Kabupaten Bandung,” terangnya.

Menurutnya, sosialisasi ide kreatif tidak sulit diterima karena memang proses pembuatan pot bunga sendiri cukup mudah. Sampah anorganik yang bisa dijadikan bahan utama antara lain kardus, kain, baju, handuk, karung goni dan popok bekas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: