Inilah Syarat Resepsi Pernikahan di Kabupaten Bandung yang Boleh Digelar

Menjelang adanya penerapan new normal, gelaran pernikahan yang sempat tertunda akibat Covid-19 dapat kembali dilangsungkan oleh masyarakat.

Resepsi atau akad nikah menjadi ramai, apalagi banyak yang sudah berencana menggelar usai perayaan Idul Fitri 1441 H kemarin.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengizinkan warganya mengadakan acara resepsi, dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Berikut adalah syarat-syarat protokol kesehatan yang harus dipatuhi jika Anda mau menggelar resepsi pernikahan di wilayah Kabupaten Bandung.

1. Peserta Undangan Wajib Menjaga Jarak dan Menggunakan Masker

Dadang juga meminta warga yang datang ke undangan resepsi pernikahan seseorang di wilayahnya menggunakan masker.

Berikut ini syarat-syarat protokol kesehatan yang harus dipatuhi jika Anda mau menggelar resepsi pernikahan di wilayah Kabupaten Bandung.

2. Adanya Pengecekan Suhu Tubuh sebelum Masuk Gedung

Penyelenggaran wajib menyediakan alat pengukur suhu tubuh berupa termometer tembak agar mengetahui kondisi peserta undangan yang masuk.

3. Pembatasan Peserta Undangan hingga 50 Persen dari Kapasitas Gedung

“Syukuran jangan besar-besaran. Misal ruangan besar disesuaikan hanya diisi 50 persen,” jelas Dadang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: