Hutan Sosial Jabar Mencapai 12.534 Hektare

Realisasi program Hutan Sosial di wilayah Jawa Barat sudah mencapai hingga 12.534 hektar dari total 180 ribu hektar yang ditargetkan pemerintah pusat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, meyampaikan hasil data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, dari jumlah 12.534 hektar tersebut, 7167 hektarnya sudah digunakan masyarakat dan sisanya 5367 hektar sudah disiapkan pemerintah.

“Sebetulnya untuk Jabar (hutan sosial) sudah banyak ya dan menurut data sudah ada 7167 hektar kemudian yang sedang disiapkan sekarang ada 5367 hektar,” ujarnya di acara Dialog Nasional Indonesia Maju di kawasan hutan Kota Tasikmalaya, rest area Urug Kawalu, Sabtu 13 Oktober 2018.

Dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Walikota Tasikmalaya Budi Budiman serta para penyuluh kehutanan dan pertanian di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Menteri Siti menyebutkan, jika hutan sosial program pemerintah pusat merupakan hutan milik pemerintah yang dapat dikelola oleh masyarakat. Ditargetkan pada akhir tahun 2019 dapat terealisasi sebesar 4.3 juta hektare.

“Hutan sosial kan program pemerintah, secara keseluruhan sampai 2019 target kita 4,3 juta hektar sekarang sudah terelaisasi 2,1 juta. Sementara total untuk di pulau Jawa hutan sosial ini 200 ribu hektar di Jatim, 180 ribu di Jabar, 90 ribu di Jateng dan 30 ribu di Banten,” ungkapnya.

Lewat program hutan sosial tersebut, masyarakat pun dapat menggunakan tanah milik Perhutani atau HGU yang tidak digunakan guna keperluan yang lebih produktif. Masyarakat dapat menggunakan tanah selama kurang lebih 35 tahun dan bisa diperpanjang lagi sampai 35 tahun.

“Jadi total 70 tahun masyarakat bisa meminjam tanahnya,” ucap Siti.

Menurutnya, Apabila masyarakat ingin mengembangkan hutan sosial harus memiliki data yang lengkap terlebih dahulu. Seperti, luas tanah, perencanaannya, data anggota dan konsep pengembangannya.

“Data harus lengkap mulai dari luas yang akan dikelola, perencanaannya, data anggota dan lainnya lalu diusulkan saja ke kami langsung. Untuk wilayah Jabar nanti Pak Gubernur akan melihat langsung melalui Dinas Kehutanan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: