Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan Kawasan GOR Saparua Akan Kembali Direvitalisasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat rencananya akan kembali merevitalisasi Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan juga kawasan GOR Saparua, Kota Bandung pada tahun 2020 ini.

Revitalisasi ini menyambung revitaliasi yang sudah dilakukan pada 2019 lalu dan kemungkinan besar akan dilanjut pada 2021 mendatang.

Anggaran yang dialokasikan untuk merivitaliasasi ketiga titik tersebut sekitar Rp 36 miliar.

Untuk pelaksanaannya, menunggu hasil kerangka acuan kerja (KAK), kemudian lelang DED (detailed engineering desingn), dilanjut lelang penyedia jasanya.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jabar, Iip Hidajat menyampaikan, anggaran tahun ini untuk Gedung Sate Rp23 miliar, Gedung Pakuan Rp 5,8 miliar dan Saparua Rp 8,1miliar. 

Gedung Sate lebih mendapat porsi lebih besar dikarenakan objek yang direvitalisasi banyak.

Revitaliasi dilakukan untuk mendukung harapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ingin menjadikan Gedung Sate, Gedung Pakuan dan Saparua sebagai destinasi wisata.

Khusus di Gedung Sate, nantinya para pengunjung tak sekadar bisa melakukan swafoto atau selfie di beberapa titik dan mengakses museum.

Kini pihaknya berencana menggelar pertunjukan seni dari 27 kabupaten kota, seperti angklung, calung dan tari setiap akhir pekan.

Sedangkan untuk revitalisasi tahap dua Gedung Pakuan, kata Iip, lebih menitikberatkan pada interior ruang rapat, sound  dan layar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: