Dishub Kabupaten Bandung Mulai Benahi Terminal Pangalengan

Sebagai bentuk upaya pembenahan terminal di Kabupaten Bandung, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung saat ini kembali menggelar kegiatan Sabilulungan Sayangi Terminal (Salsaminal) di Terminal Pangalengan Kabupaten Bandung. Gerakan tersebut merupakan lanjutan gerakan serupa yang pernah digelar di Terminal Banjaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa meyebutkan, bahwa gerakan Salsaminal ini merupakan sebuah gerakan sosial yang diinisiasi Dishub Kabupaten Bandung kepada masyarakat luas. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk merawat kondisi terminal.

“Salsaminal di Terminal Pangalengan ini merupakan kegiatan lanjutan berkala yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Salsaminal ini merupakan wujud gerakan mengajak kepada masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga dan merawat kondisi terminal,” ucapnya.

“Dengan adanya peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi terminal, maka kesan terminal yang tidak terawat dan terkesan kumuh akan berubah menjadi kawasan terminal yang tertata rapi dan baik,” lanjut Zeis.

Menurut dia, dalam setiap gerakan Salsaminal, pihaknya turut mengajak semua elemen masyarakat di sekitar kawasan terminal untuk turut berperan aktif. Sebagai penanda dimulainya gerakan Salsaminal di Terminal Pangalengan, Dishub Kabupaten Bandung mengajak berbagai elemen masyarakat turut membersihkan sampah-sampah di kawasan terminal.

“Setelah kawasan Terminal Pangalengan ini bersih dari sampah-sampah, masyarakat dapat menjaga kondisi di terminal ini. Salsaminal ini juga sebagai upaya kami dalam membenahi kondisi terminal. Gerakan ini nanti berlanjut ke terminal lainnya di Kabupaten Bandung,” ujar dia.

Menurutnya, setiap gerakan Salsaminal, pihaknya turut mengajak semua elemen masyarakat di sekitar kawasan terminal untuk turut berperan aktif. Sebagai penanda dimulainya gerakan Salsaminal di Terminal Pangalengan, Dishub Kabupaten Bandung mengajak berbagai elemen masyarakat turut membersihkan sampah-sampah di kawasan terminal.

Ia pun tak menampik penertiban dan pembenahan terminal sering dilakukan berkali-kali namun tidak membekas. Pihaknya berencana akan menjadikan terminal ini menjadi titik pantau simpul transportasi umum dengan meningkatkan pengawasan bersama. Dengan peningkatan pengawasan dari seluruh pemangku kebijakan ini, segala persoalan yang terjadi di terminal akan dapat diantisipasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: