Burger Vegetarian untuk Kesehatan

Komposisi burger memang biasanya menggunakan daging, terutama daging sapi. Belakangan ini mulai banyak bermunculan pula burger vegetarian atau burger yang hanya berisi sayuran.

Hal tersebut kini mulai muncul saat banyak orang ingin mengurangi konsumsi daging.

Dilansir dari South China Morning Post, konsumsi daging merah dalam jumlah yang tinggi memang meningkatkan risiko penyakit pankreas hingga kanker prostat. Pada 2015, World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan daging merah yang sudah diolah adalah karsinogen (pemicu kanker).

Wong Chi-wong, direktur bidang makanan dan diet di sebuah rumah sakit di Hong Kong mengatakan burger sayur hanya alternatif dengan beberapa keuntungan.

Ia menyamakannya dengan kentang goreng, mengingat dalam burger vegetarian, sayuran akan diolah dan dibumbui hingga menyerupai rasa daging. “Anda makan kentang, yang digoreng dalam minyak yang banyak. Itu vegetarian, tapi tidak sehat,” ujarnya.

Wong pun menambahkan burger sayuran memang tak mengandung kolestrol, tapi tidak juga membantu menurunkannya. Bedanya memang burger ini memiliki kandungan serat sebesar dua gram dalam 100 gram burger. Sedangkan dalam burger daging, tidak mengandung serat sama sekali. Jumlah kandungan lemak juga mirip, 17 gram untuk burger daging dan 18 gram untuk burger sayuran.

Salah satu hal yang menjadi masalah dalam burger vegetarian adalah kandungan sodium yang terkandung di dalamnya. “Untuk makanan vegetarian, hal yang selalu diperhatikan adalah sodiumnya,” ucap Wong.

Menurutnya dalam burger sayuran terkandung 345 gram sodium. Jumlah tersebut memang jauh dengan kandungan sodium dari burger daging, yakni 66 gram. Sedangkan, jumlah pemasukan sodium ke dalam tubuh hanya disarankan maksimal 2 ribu miligram per hari.

Banyaknya jumlah sodium dalam tubuh memberikan dampak buruk. Pada penelitian yang diterbitkan British Medical Journal pada 2011, ada hubungan yang erat antara sodium dan tekanan darah. Dengan mengurangi konsumsi garam 4,6 sehari, tekanan darah juga dapat turun.

Menurut beberapa penelitian menyebutkan bahwa asupan sodium berlebih dapat menyebabkan masalah ginjal bahkan kanker perut. Hal ini dikarenakan garam berlebih dapat merusak lapisan perut dan meningkatkan aktivitas bakteri. Sodium juga bisa membuat kalsium hilang dari tulang. Bila kalsium hilang, kemungkinan untuk mengalami osteoporosis akan semakin tinggi.

Sejalan dengan Wong, Alissa Rumsey, ahli diet dan pemilik Alissa Rumsey Nutrition and Wellnes mengungkapkan bahwa burger vegetarian tak sepenuhnya sehat. “Itu baik untuk dimakan, tapi tidak perlu untuk menggantikan burger sapimu bila kamu tidak menikmatinya,” tutur Alissa seperti yang dilansir dari CNBC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: