Boks Nasi Ramah Lingkungan

Nasi boks yang biasa dibagikan untuk makan ternyata tak sepenuhnya ramah lingkungan lho. Dilansir dari akun Instagram @kertabumikliniksampah diketahui, sampah dari nasi bokskonvensional bisa bertahan di alam hingga 400 tahun.

Ditambah terletak pada plastik yang digunakan. Mulai dari plastik untuk menaruh nasi dan lauk pauknya, hingga bungkus kerupuk agak tak melempem, semua berbahan plastik.

“Dan bulan puasa gigi, sering banget kami menerima nasi box yang isi nya penuh dengan plastik. Mau makan juga jadi merasa bersalah,” tulis akun tersebut.

Kertabumi pun menawarkan solusi boks nasiramah lingkungan. Pasalnya, tanpa plastik sama sekali, boks nasi tersebut bisa dijadikan kompos atau menghubungi lembaga yang bergerak di bidang lingkungan tersebut untuk diambil kembali.

“Bisa kok bikin acara dengan nasi box tetapi tetap zero waste!” tulis akun tersebut.

Untuk perbedaan boks nasi biasa dengan kemasan ramah lingkungan ialah penggunaan daun pisang sebagai tempat nasi dan lauk. Sedangkan, garpu dan sendok yang digunakan terbuat dari kayu.

Jika akan menambahkan kerupuk, tak lagi dikemas dalam bungkus plastik tapi langsung dimasukkan ke dalam kotak. Meski pun begitu, ada kelemahan dari boks nasi ramah lingkungan ini.

“Gak bisa klo makanan berkuah,” tulis akun Kertabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: