Bocah Garut Jual Bakso Tahu Demi Uang Jajan

Tentu tidak semua anak kecil bisa bermain dan hidup laiknya kebanyakan anak pada umumnya. Di Garut seorang anak usia tujuh tahun yang berjulan bakso tahu keliling kampung demi untuk dapat uang jajan.

Dia Erwin Utama. Erwin duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar asal Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.

Erwin berjualan bakso tahu untuk memiliki bekal bersekolah. Anak yang bersekolah di Madrasah Iftidaiyyah (MI) Al-Muttaqien ini sudah tiga bulan terakhir berjualan.
Ia mulai berdagang setelah ditinggal orang tuanya Uyu dan Imas yang merantau ke luar kota. Di Garut, ia tinggal bersama bibinya, Kokom.
Erwin berjualan mulai pukul 7 pagi setiap harinya. Sembari ke sekolah yang terletak sekitar 200 meter dari rumahnya, Erwin menyusuri kampung-kampung sekitar untuk menggaet pembeli.

“Dagang ti tonggoh (atas) ka Lebak (bawah). Uangnya buat jajan,” ucap Erwin, dilansir laman detikcom, pada Sabtu, 4 Mei 2019.

Erwin terlihat memikul beban tanggungan yang beratnya sekitar 8-10 kilogram. Erwin cukup mahir saat menyajikan bakso tahu racikannya kepada para pembeli. Mulai dari memasukan bakso hingga bumbu ke dalam plastik dilakukannya dengan cekatan.

Dagangannya bukanlah milik Erwin, melainkan milik tetangganya. Erwin hanya mendapat upah dari sang pemilik. Rata-rata, per harinya Erwin hanya mendapat upah Rp 5 ribu.

“Diburuhan (diberi upah) Rp 5-6 ribu,” tambah dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: