BMKG: Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Petir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat tetap waspada dengan adanya potensi hujan disertai dengan angin kencang, petir atau kilat di seluruh wilayah Jawa Barat. Dilansir dari Kantor Berita ANTARA, peringatan tersebut berlaku Rabu 6 Maret 2019 siang/sore dan malam hari.

Berdasarkan Data dan Informasi (Datin) Stasiun Geofisika Bandung yang dinyatakan bahwa prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat untuk Rabu pagi hari secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bogor, Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu dan Depok.

Sedangkan antara Rabu siang dan sore harinya, secara umum berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Bogor, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Sumedang, Subang, Indramayu, Purwakarta, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Di malam harinya, secara umum berawan dan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Sementara untuk dini hari, secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Bogor, Bekasi, Karawang, Subang dan Indramayu. Untuk suhu udara wilayah Jawa Barat bagian utara ialah 22 – 33 derajat celsius dengan kelembapan 65 – 95 persen.

Untuk suhu udara wilayah Jawa Barat bagian selatan 20 hingga 32 derajat celsius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen. Kecepatan angin secara umum bertiup dari arah Barat Laut – Barat dengan kecepatan 05 hingga 30 km/jam.

Sebelumnya Jawa Barat masuk kedalam daftar wilayah dengan peningkatan curah hujan di akhir Februari 2019 lalu. Saat itu, BMKG menyebut potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi pada 23-28 Februari 2019.

Tak hanya di wilayah Jabar, BMKG menyebutkan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang juga diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan ini. Masyarakat dihimbau untuk tetap mewaspadai peningkatan curah hujan tersebut di akhir Februari.

“Kondisi udara yang relatif lebih lembab juga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga tiga hari kedepan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo, di Jakarta, pada Sabtu 23 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: