Banyak Keluhan, Rekayasa Sukajadi-Setiabudi Bandung Dievaluasi

Pemerintah Kota Bandung rencananya akan melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi. Pasalnya, masih ada titik kemacetan yang terjadi pasca rekayasa tersebut dilakukan.

Sejak 11 Juli 2018 lalu Pemkot bersama Polrestabes Bandung melakukan rekayasa kawasan Jalan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi. Dalam rekayasa yang dilakukan mengubah arus di Jalan Sukajadi menjadi satu arah menuju Setiabudi, Cipaganti satu arah menuju Pasteur.

Rekayasa dilakukan demi mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Sukajadi terutama saat akhir pekan. Tetapi, rekayasa tersebut belum juga berjalan sesuai dengan harapan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan, masih terjadi titik kemacetan di sekitar kawasan Sukajadi dan Pasteur. Warga juga telah banyak mengeluh akibat kemacetan yang terjadi.

Menurut pantauan, masih ada sejumlah titik kemacetan terutama di sejumlah persimpangan. Untuk itu pihaknya akan mencoba mengubah alur jalan agar bisa mengurai kepadatan.

“Salah satunya rencana contra flow di Pasteur akan diperpanjang, sampai dekat pintu masuk Bio Farma,” ungkapnya.

Kemudian di Sukajadi salah satu titik kemacetan terjadi di sekitar Jalan Cemara dan Jalan Bungur. Pihaknya bersama kepolisian akan mencoba memikirkan cara terbaik agar kemacetan bisa terurai.

“Jadi memperkecil titik temu. Intinya tadi kita akan evaluasi,” katanya.

Yana mengaku, akan meminta kajian yang lebih matang terkait penerapan rekayasa tersebut. Sehingga hasilnya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: