Atasi Kemacetan, Pemkot Bandung Bakal Bongkar Taman dan Tutup Parkiran PVJ

Pemkot Bandung saat ini sedang melakukan evaluasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi yang masih dikeluhkan macet. Berbagai langkah disiapkan demi mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku, masih terjadi titik kemacetan setelah rekayasa lalu lintas dilakukan. Salah satunya di sekitar Jalan Cemara. Lalu titik kemacetan lainnya juga terjadi di sekitar Jalan Otten.

“Di Jalan Cemara, nah itu saya lagi minta (sebagian) tamannya di bongkar. Sama juga dari Jalan Otten, tamannya (sebrang RSHS) juga mau dipotong,” ucap Yana di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung.

Pihaknya telah meminta Dishub Kota Bandung untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar Mal Paris Van Java (PVJ). Menurutnya, kendaraan yang keluar dan masuk dari parkiran mal tersebut menjadi salah satu sumber kemacetan.

“Saya sudah koordinasi dengan Dishub, itu pintu masuk PVJ agar ditutup semua. Nanti kita arahkan masuk dan keluarnya (ke parkiran PVJ) dari (Jalan) Karang Tinggal satu pintu. Itu (sekarang) ada tiga loh (pintu masuknya), saya juga ngerasain (macetnya),” ujarnya.

Dia pun berharap, bahwa rekayasa dan upaya lainnya mulai dilakukan minggu depan

“Mudah-mudahan minggu depan lah (kita uji cobakan),” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Dishub Bandung Ricky Gustiadi menambahkan, secara keseluruhan sebetulnya rekayasa lalu lintas di kawasan Sukajadi, Cipaganti, Setiabudi sudah berjalan baik. Memang selalu terjadi kemacetan terutama saat pagi dan sore hari.

“Artinya sepanjang Pasteur depan RSHS, Biofarma (macet) ekornya sampai nutup ke Jalan Cihampelas. Kita lakukan upaya perbaikan mulai minggu depan dan salah satunya menutup pintu keluar masuk parkir PVJ di sepanjang Jalan Sukajadi,” lanjutnya.
Pihaknya menyatakan, telah berkomunikasi dengan pengelola PVJ. Dia berharap langkah tersebut bisa menjadi solusi sehingga kemacetan di kawasan tersebut khususnya Jalan Sukajadi bisa segera teratasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: