Angkutan Shuttle Gratis di Bandung

Pemerintah Kota Bandung berniat menyediakan angkutan pulang dan pergi (shuttle) gratis Bertujuan mengurangi peredaran kendaraan pribadi di jalan. Sasaran angkutan shuttle mencakup kalangan mahasiswa, wisatawan, juga aparatur sipil negara (ASN).

Pemkot Bandung menilai, bahwa gagasan menyediakan angkutan shuttle sangat memungkinkan terlaksana. Apalagi, terdapat sejumlah bus sekolah yang terparkir (idle).

Kepala UPT Pengelola Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudhiana, menyebutkan, terdapat sejumlah 36 bus yang berfungsi untuk pemenuhan keperluan transportasi siswa sekolah. Jumlah tersebut belum termasuk bus bantuan dari pemerintah pusat.

“Sejumlah 11 bus yang masih berjalan, dan 1 cadangan. Sementara itu, sisa bus yang idle bisa untuk penyediaan angkutan transportasi shuttle,” ucap udhiana di Bandung, pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Pembicaraan mengenai penyediaan shuttle bagi mahasiswa, ucap Yudhiana, sudah mengemuka. Mahasiswa datang ke selter di suatu titik, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpang bus ke kampus masing-masing. Rute shuttle tetap, dan mempunyai sejumlah waktu keberangkatan beserta kedatangan yang terjadwal.

Yudhiana menyatakan, Kepala Dishub Kota Bandung EM Ricky Gustiadi tengah menjajaki gagasan pelaksanaan gagasan tersebut, memulai di kalangan internal dinas. “Saat hendak ke kantor, pegawai Dishub Kota Bandung memarkirkan kendaraan di selter, kemudian lanjut dengan menggunakan shuttle,” jelas Yudhiana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: