Akses Keluar-Masuk Jabodetabek Ditutup

Pemerintah tengah menyiapkan penutupan akses keluar-masuk Jabodetabek. Mulai hari ini Senin (30/3/20), semua kendaraan dilarang keluar-masuk Jabodetabek.

“(Kendaraan) pribadi juga termasuk. Pokoknya angkutan oranglah. Angkutan barang enggak (berlaku). Logistik tidak,” ujar Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani, dilansir dari laman CNBC Indonesia.

Hal tersebut berlaku untuk kereta api yang memiliki rute perjalan dari dan menuju Jabodetabek. Untuk penutupan ruas jalan, secara teknis, besar kemungkinan akan dilakukan blokade di sejumlah titik.

“Ya kemungkinan begitu (diblokade),” ucapnya.

Terkait standar operasional prosedur (SOP) ini, Kemenhub saat ini tengah menyiapkan. Pembahasan mengenai hal ini melibatkan berbagai pihak terkait.

“Teknisnya, SOP-nya sedang disusun. Terus ujung tombak dilakukan di lapangan pasti polisi dan TNI untuk pintu pintu masuk Jabodetabek yg dikontrol oleh mereka. Baik di jalan tol maupun di jalan nasional yang keluar masuk Jabodetabek,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini masih menunggu hasil rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Ratas itu dijadwalkan berlangsung besok.

“Iya, besok itu menunggu kalau hasil ratas sudah, ada keputusan presiden ditetapin,” lanjutnya.

Ia juga mengaku, khusus untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP), sosialisasi mengenai kebijakan ini sudah dilakukan. Semua operator bus AKAP sudah diberikan pengumuman mengenai persiapan penutupan akses Jabodetabek.

“Jadi saya sudah sampaikan kepada semua operator melalui organda. Saya udah telpon, bahwa hasil rapat tadi kemungkinan besar persiapan ditutup untuk keluar masuk Jabodetabek,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: