6 Sayuran Penambah Darah Cegah Anemia

Anemia atau kurang darah merupakan suatu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah. Anemia bisa ditandai dengan kelelahan, lemah, kulit pucat, dan banyak gejala lainnya.

Salah satu cara mengobati dan mencegah anemia yakni dengan konsumsi sayuran penambah darah darah secara rutin.

Brokoli

Sayuran hijau yang dapat menjadi sayur penambah darah adalah brokoli.

Sekitar 156 gram brokoli yang dimasak memiliki kandungan 1 mg zat besi yang dapat memenuhi 6% kebutuhan zat besi harian. Selain itu brokoli juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C adalah zat yang dapat membantu penyerapan zat besi.

Bayam

Bayam bisa dikonsumsi untuk mencegah anemia.

Dalam 100 gram bayam mentah kurang lebih terkandung 2,7 mg zat besi yang dapat memenuhi sekitar 15% dari kebutuhan zat besi harian kita.

Bayam menjadi salah satu sayuran penambah darah untuk ibu hamil yang direkomendasikan karena kandungan asam folatnya yang tinggi. Folat adalah salah satu vitamin untuk ibu hamil yang paling utama.

Kembang Kol

Sayuran lainnya yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah adalah kembang kol.

Nutrisi kembang kol tak jauh berbeda dengan brokoli. Sekitar 100 gram kembang kol yang dimasak dapat memenuhi sekitar 5% kebutuhan zat besi. Selain itu, kembang kol juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yang dapat membantu penyerapan zat besi.

Tomat

Tomat mempunyai sejumlah kandungan zat besi meskipun dalam jumlah kecil.

Jika tomat dikeringkan atau dikonsentrat, jumlah kandungan zat besinya dapat meningkatkan. Pasta tomat sebanyak 118 ml memiliki kandungan zat besi hingga 22% atau setara dengan 22% kebutuhan zat besi harian.

Setengah cangkir tomat kering juga memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi yang dapat memenuhi sekitar 14% kebutuhan zat besi harian.

Kentang

Kentang dapat menjadi sayuran penambah darah berkat kandungan zat besi yang tinggi, terutama di bagian kulitnya.

Satu kentang tak dikupas berukuran besar dengan berat 295 gram dapat menyumbang sekitar 3,2 mg zat besi. Asupan ini dapat memenuhi sekitar 18% kebutuhan zat besi harian.

Kentang tinggi serat dan memiliki kandungan nutrisi lain seperti vitamin C, B6, dan kalium.

Kubis

Kubis atau kol merupakan salah satu sayuran yang populer di Indonesia dan sudah umum dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat.

Sebanyak 100 gram kubis dapat memenuhi kebutuhan zat besi sekitar 3%. Vitamin C dalam kubis menyumbang sekitar 61% dari kebutuhan harian. Kandungan kubis lain yang juga sayang dilewatkan adalah vitamin K, folat, mangan, dan vitamin serta mineral lainnya.

Sebaiknya Anda juga selalu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan jenis makanan lainnya. Terapkan pola hidup sehat dengan olahraga rutin dan tidur yang cukup untuk menghindarkan Anda dari masalah anemia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: