5 Kecamatan di Bandung Barat Rawan Longsor dan Pergerakan Tanah

Lima kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) memang rawan bencana longsor dan pergerakan tanah terutama memasuki musim penghujan tahun ini. Warga pun diimbau untuk tetap waspada.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB merilis lima kecamatan itu ialah wilayah Cililin, Sindangkerta, Cipongkor, Lembang dan Parongpong.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Oktober ini sudah memasuki masa pancaroba, sedangkan musim hujan diprediksi terjadi pada bulan November.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan, BPBD KBB, Agus Rudianto, menyebutkan, bahwa kelima kecamatan tersebut memiliki potensi longsor yang tinggi, namun tak menutup kemungkinan longsor juga terjadi di 11 kecamatan lainnya.

“Karena jika melihat kondisi geografisnya (dataran tinggi) dan banyak tebing, semua wilayah KBB ini memang rawan longsor ketika musim hujan, kecuali wilayah Batujajar yang relatif landai,” ungkap Agus.

BPBD rencananya akan berkoordinasi dengan unsur kewilayahan lainnya untuk mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi.

“Jadi unsur kewilayahan harus mengetahui daerah yang rawan longsor saat musim hujan, karena saat musim hujan itu ancamannya bencana longsor dan banjir,” ucap Agus.

“Biasanya saat musim hujan seperti itu, petugas BPBD dan unsur kewilayahan disiagakan di lokasi yang rawan bencana dengan dibuatkan posko siaga bencana.” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: