4 Faktor untuk Bisa Memiliki Bayi Kembar

Sebagian wanita ada yang bisa memiliki bayi kembar dalam rahimnya. Dua janin tumbuh dengan berdampingan guna mendapatkan asupan nutrisi dari ibu. Saat melahirkan, bayi kembar akan memiliki beberapa keidentikan pada wajah, tubuh, dan mungkin perilaku. Nah, apa faktor ibu hamil memiliki bayi kembar? Wanita bisa saja melahirkan bayi kembar karena beberapa penyebab. Berikut penjelasannya.

Ukuran tubuh

Wanita dengan BMI lebih dari 30 lebih berpotensi memiliki bayi kembar ketimbang mereka yang memiliki BMI lebih sehat atau kecil. Hal tersebut bisa terjadi karena kadar lemak di dalam tubuh meningkatkan estrogen sehingga menstimulasi ovarium untuk mengeluarkan lebih banyak sel telur.

Tak hanya itu, wanita yang memiliki tinggi badan di atas rata-rata seperti 165 cm ke atas lebih mudah memiliki bayi kembar. Kondisi tersebut memang belum diketahui oleh para peneliti. Namun, masalah penyerapan nutrisi yang lebih besar menjadi salah satu penyebabnya.

Riwayat keluarga

Riwayat keluarga merupakan salah satu faktor memiliki bayi kembar yang paling berpengaruh terhadap bisa atau tidaknya seorang wanita mengandung bayi kembar. Kondisi ini muncul jika dari sisi ibu atau ayah pernah mengalaminya.

Usia

Wanita dengan usia di atas 30 tahun lebih sering memiliki bayi kembar ketimbang wanita berusia 20 tahun. Hal tersebut bisa saja terjadi karena wanita pada usia ini memiliki kandungan hormon FSH lebih tinggi sehingga kemungkinan tubuh menghasilkan banyak sel telur lebih besar.

Menyusui

Menurut sebuah penelitian wanita menyusui berkesempatan untuk memiliki kehamilan kembar sebesar 11 persen, lebih besar dari wanita yang tidak menyusui sebanyak 1,1 persen saja. Jika anda ingin bayi kembar bisa mencobanya saat sedang menyusui.

meski memiliki semua faktor, proses pembuahan di dalam tubuh tak bisa dikendalikan. Jika  memang sedang beruntung, bisa saja bayi anda akan lahir kembar sesuai dengan harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: