37 Pasar Tradisional di Bandung Rawan Kebakaran

Pemkot Bandung meminta PD Pasar untuk melakukan audit terhadap semua pasar tradisional pascakebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Kosambi dan Ujungberung. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang serupa. Karena, keberadaan 37 pasar tradisional yang diurus PD Pasar rawan kebakaran.

Dalam sebulan terakhir kebakaran hebat menghanguskan dua pasar tradisional di Kota Bandung yakni Pasar Kosambi dan Pasar Ujungberung. Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian hingga miliar rupiah.

Di Pasar Kosambi tercatat 172 kios terbakar dengan kerugian mencapai Rp 20 miliar. Kemudian di Pasar Ujungberung, yang terbakar pada Minggu (9/6), tercatat 88 kios dilalap api dengan jumlah kerugian yang belum diketahui.

Sore tadi, Rabu (12/6/2019), Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengunjungi Pasar Sederhana di Jalan Jurang, Kota Bandung. Ia berkeliling melihat kondisi pasar yang sempat terbakar pada Oktober 2018.

Yana didampingi oleh Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dadang Iriana telah memeriksa beberapa bagian pasar. Salah satu yang mendapat sorotannya terkait instalasi listrik yang nampak belum tertata dengan baik.

“Jadi hari ini saya mengajak Dinas Pemadam Kebakaran, PD Pasar juga untuk melakukan introspeksi dengan ada kejadian dua kebakaran dalam waktu berdekatan,” ucap Yana.

Kepala Diskar PB Dadang Iriana menyebutkan bahwa ia siap membantu PD Pasar untuk memeriksa dan meningkatkan langkah antisipasi kebakaran. Pasalnya, menurut dia, semua pasar di Kota Bandung memiliki potensi terjadi kebakaran.

Kini pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi demi meminimalisir kebakaran. Salah satunya mengimbau semua pedagang pemilik kios memiliki APAR berukuran kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: