3 Macam Durian Lokal yang Enak

Durian termasuk buah yang memiliki banyak penggemar. Namun, tak sedikit orang yang kurang menyukai bau menyengat dari buah ini. Durian merupakan buah tropis yang tak diragukan lagi kelezatannya. Bagi kamu para pencinta durian, mencium aromanya saja sudah pasti ingin langsung melahapnya.

Memiliki aroma yang tajam membuat buah yang satu ini sangat khas dan terkenal sampai ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Aroma pada buah durian menjadi petunjuk apakah daging durian manis, enak dan juga matang. Baca juga : Hindari Makan Sayuran Mentah Saat Perut Kosong

Durian Montong

Jenis durian ini paling terkenal di Indonesia dan memiliki rasa manis legit serta aroma harum yang khas. Harganya termasuk mahal dan banyak dijumpai di toko buah, namun sesuai dengan kelezatan yang didapatkan.

Durian Montong memiliki duri yang besar, buahnya terlihat menonjol dan ukurannya besar. Bentuk buah ini bervariasi mulai bulat panjang sampai hamper persegi. Saat siap petik bobotnya bisa mencapai 13 kg.

Durian Terong

Pohon induk dari Durian Terong terletak di tepian Sungai Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Durian Terong memiliki bentuk buah yang bulat seperti bola dan besarnya seperti buah terong asam.

Beratnya kurang lebih sekitar 850 gram hingga 1,5 kg per buah. Ukurannya termasuk kecil, namun ketebalan dan rasa daging buahnya sangat luar biasa dan tak diragukan lagi. Ketebalan dagingnya bisa mencapai 3 cm.

Durian Petruk

Durian Petruk memiliki nama latin Durio zybethinus Kultivar yang merupakan buah asli Jepara, Jawa Tengah. Durian Petruk memiliki rasa yang cukup khas dan juga unik, yakni setengah manis dan setengah pahit. Aromanya cukup tajam tetapi tidak setajam Durian Monthong.

Durian petruk berbentuk lonjong berwarna hijau kekuningan, duri kulitnya berbentuk kerucut kecil dan rapat. Daging buahnya agak tebal, berwarna kuning, agak lembek, berserat halus dan bijinya pun kecil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: