250 Film di Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung

Sebanyak 250 film ikut dalam Festival Film Budaya Nusantara (FFBN) 2019 yang diselenggarakan Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Budaya dan Media Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung bekerjasama dengan Pusbang Film Kemendikbud.

Acara tersebut digelar untuk kedua kalinya dan merupakan program unggulan Prodi Film dan Televisi untuk mengembangkan kreativitas berkarya para sineas, pelajar, mahasiswa, maupun umum.

Ketua Pelaksana FFBN 2019 Adam Panji Purnama menyebutkan festival film ini untuk meningkatkan produksi film Indonesia yang berkualitas dan membangun kepedulian masyarakat terhadap budaya nusantara Indonesia.

“Dibandingkan tahun pertama, tahun ini antusiasnya lebih baik. Ada 250 film yang dikirimkan peserta kategori pelajar dan juga umum,” ungkapnya saat konferensi pers di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung.

Terdapat dua kategori film yang ikut dilombaka yaknu film fiksi dan dokumenter. Kategori ini dikerucutkan lagi menjadi fiksi pelajar dan umum, serta dokumenter pelajar dan umum.

“Kami ingin FFBN tidak sekadar menjadi pemilihan film-film terbaik yang dibuat secara kreatif oleh pemuda Indonesia, tapi juga bisa melebarkan lagi hingga benar-benar merambah nusantara,” ujarnya.

Dengan bertemakan Film Budaya Film Indonesia, FFBN 2019 mencoba turut andil menjadi bagian yang memberikan kontribusi terhadap program pewarisan dan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Kami juga menayangkan Film Sapa Festival berjudul Tarling is Darling yang disutradarai Ismail Fahmi, pemutaran layar tancap sebagai bahan edukasi perkembangan teknologi film,” ungkap Programer Kreatif Dara Bunga Rembulan.

Dara pun mengaku FFBN 2019 kali ini mengalami banyak peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: