Tips Sehat Makan Mi Instan

Suarabandung.com – Pakar gizi, dr Titi Sekarindah memaparkan bahwa mi instan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang yang gemuk, hipertensi atau diabetes. Karena dalam mi instan terkandung karbohidrat yang sudah mengalami proses pembuatan berkali-kali yang membuatnya mudah sekali diserap sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Selain itu, dalam bumbu mi instan ini juga mengandung kadar garam dan pengawet seperti monosodium glutamat (MSG) yang tinggi, sehingga pada orang yang memiliki hipertensi, kegemukan dan diabetes dianjurkan tidak mengonsumsi mi instan.

Sementara kandungan lilin yang selama ini diyakini terdapat dalam mi instan umumnya akan meleleh atau hilang ketika direbus, untuk itu jika seseorang membuat mi instan sebaiknya anda buang air rebusannya dan tidak dikonsumsi. Ada baiknya jangan mengkonsumsi mi instan setiap hari. Usahakan sekali dalam seminggu saja dan jangan makan mie instan langsung karena mi instan bukan makanan sehat.

Bagi yang sangat menggemari mi instan, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan yaitu:

  1. Pastikan jangan makan mi instan dalam kondisi mentah, atau belum direbus.
  2. Jangan terlalu sering makan mi instan, minimal seminggu sekali.
  3. Jangan mengonsumsi air rebusan dari mi instan.
  4. Anda perlu menambahkan sayuran saat menyajikan mi instan. Sebagai upaya netralisasi komposisi agar yang dimakan mengandung bahan organik yang sehat.
  5. Usahakan anda tidak menggabungkan mi instan dengan nasi, karena keduanya mengandung karbohidrat. Sebaiknya gabungkan dengan makanan lain seperti protein.
  6. Minumlah air putih minimal 500 ml (2 gelas) setelah makan mi instan, lebih banyak air putih lebih baik.

Setiap orang sebaiknya mengonsumsi pola makan yang seimbang yaitu mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak dan juga sayuran. Hal ini agar nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *