Tips Menghalau Lesu dan Lemas Saat Berpuasa

Bulan suci Ramadan ini adalah momen yang paling dinantikan umat Muslim setiap tahunnya, baik sebagai ajang membersihkan diri maupun untuk merasakan semarak tradisi yang turut ada seperti membuat opor dan ketupat.

Dikutip dari laman Medical News Today pada Jumat (08/06/2018), terkadang saat sedang berpuasa muncul rasa lelah, bosan, dan tidak bergairah ketika menjalankannya entah karena sakit, lelah dan lainnya.

Apalagi jika dikaitkan dengan kegiatan sehari-hari yang sama padatnya dengan hari biasa, puasa terkadang memicu rasa enggan dan malas untuk beraktivitas.

Padahal, dengan berpuasa seharusnya dijadikan ajang pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik, termasuk bagaimana cara mempertahankan semangat positif di dalam diri.

Berikut adalah tips menghalau lesu dan lemas saat sedang berpuasa di Bulan Ramadan ini.

Perhatikan Asupan Makan Saat Sahur

Sebaiknya anda mengatur pola makan yang seimbang saat sahur. Jika bingung bagaimana cara memulainya, Anda dapat menambahkan sayur, protein, atau buah-buahan di santap sahur.

Kurangi konsumsi makanan berlemak dan berminyak, karena hal itu akan membuat tubuh cenderung merasa haus saat puasa di siang harinya.

Ahli gizi lebih menyarankan telur sebagai salah satu konsumsi utama saat sahur, karena setiap butirnya mampu memberi energi sebesar 80 kalori.

Dengan Berolahraga

Saat sedang berpuasa anda cukup berolahraga dengan beberapa gerakan ringan yang merangsang produksi keringat.

Contoh : memulai kebiasaan berjalan kaki minimal 10 menit setiap harinya, bisa di saat pagi hari, atau sore hari menjelang berbuka puasa. Baca juga : Tidur Menjadi Ibadah Saat Berpuasa

Tidur Dengan Nyenyak

Khususnya saat menjankan ibadah puasa, pastikan makan yang cukup saat sahur dan berbuka. Hindari makan berlebih, bahkan hingga kekenyangan, karena hal itu akan membuat metabolisme tubuh terganggu.

Dan jangan lupa pastikan tidak terlalu sering begadang jika memang tidak diperlukan, apalagi di hari kerja, karena hal itu akan menyita energi, dan kemudian berujung pada kelelahan di keesokan harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: