Tangani Korban Banjir, Dinkes Bandung Kerahkan Dokter Puskesmas

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan petugas medis yakni dokter dari puskesmas yang berada di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang usai terjadinya bencana banjir. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kesehatan warga korban banjir, baik yang masih bertahan di rumahnya maupun delapan lokasi pengungsian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana Purnami mengatakan, penyakit yang dapat menyerang warga saat bencana banjir ialah diare, penyakit kulit, demam, batuk, pilek dan juga gangguan pernapasan.

Mengenai penanganan banjir yang terjadi sejak Rabu, 7 November 2018, telah dilakukan berupa pengobatan dan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan puskemas keliling di lokasi penungsian. Baca juga : Jalur Bandung Barat-Cianjur Selatan Terputus Tertimbun Longsor

“Juga kita ada pemberian lisol (desinfektan), makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil di lokasi pengungsian. Kita akan melakukan lisolisasi dan kaporitasi pasca banjir,” ungkap Grace, Rabu (14/11/2018).

Hingga hari Selasa, 13 Novemver 2018, 441 warga dari 136 kepala keluarga menjadi pengungsi karena banjir yang terjadi di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Banjir pada Rabu (7/11/2018) pukul 23.40 WIB itu, terjadi akibat luapan anak sungai Citarum yang tak sanggup menampung pasokan air dari berbagai daerah lainnya sehingga merendam pemukiman, fasilitas umum dan juga jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: