Seleksi Kadinkes Jabar Minim Peminat

Seleksi terbuka untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang  sudah kembali dibuka oleh Pemprov Jabar masih minim peminat. Pemprov mendorong aparatur sipil negara (ASN) dokter di lingkungan Pemprov Jabar agar mengikuti seleksi jabatan tinggi pratama di dinas tersebut.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Kamis, 14 Maret 2019. Menurutnya, seleksi Kepala Dinas Kesehatan sangat ditunggu pasalnya selama ini masih dipimpin oleh Plt. Dodo Suhendar yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial.

”Kami sudah buka kembali pendaftaran seleksi Kepala Dinas Kesehatan Jabar, karena Pak Dodo itu capek juga, memegang dua dinas raksasa. Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, enggak ada hari tanpa aktivitas, ya bencana alam dan sebagainya. Saya harapannya ada peserta yang daftar, saya juga agak heran kenapa enggak ada peserta. Sekarang sudah dibuka, bahkan sudah ada perintah harus ikut dari pimpinan kita (gubernur),” tuturnya.

Posisi Kepala Dinas Kesehatan Jabar adalah satu-satunya posisi yang belum tuntas seleksinya hingga saat ini. Sedangkan, 14 pejabat eselon II lainnya sudah lebih dulu dilantik oleh Gubernur Jabar pada awal Maret lalu.

Diakui Iwa, pihaknya kini telah menyurati beberapa orang yang prospektif untuk mengikuti seleksi tersebut. Bahkan, hingga ke kota dan kabupaten di Jabar. 

”Supaya dia juga punya pemahaman dari kabupaten dan akan lebih memahami juga untuk permasalahan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Mengenai jumlah ASN yang sudah disurati dan juga diminta agar ikut seleksi, Iwa masih belum bisa memastikan. Tetapi, Ia mengakui setidaknya ada 10 orang yang telah diminta mendaftar dalam seleksi ter­buka tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: