Pria Ini Terkena Rabies Dan Meninggal Dunia, Benarkah Karena Digigit ‘Vampir’ ?

Suarabandung.com – Benarkah ? vampir sebagai tokoh fiksi yang menakutkan dan bisa menghisap darah manusia memang ada. Namun, perlu anda ketahui vampir ternyata benar-benar ada di dunia nyata dan juga menyukai darah?. Mengapa demikian, karena vampir yang dimaksud adalah salah satu jenis spesies kelelawar. Diduga, adanya hewan inilah yang membuat tokoh fiksi vampir di film horor selalu dikaitkan dengan kelelawar.

Seorang pria di Brasil yang mengalami nasib naas karena digigit oleh kelelawar yang berjenis vampir atau dalam bahasa latin disebut sebagai diphylla ecaudata. Kelelawar jenis ini sangat berbeda dengan kelelawar vampir pada umumnya yang menyukai darah hewan, dimana kelelawar ini justru menyukai darah manusia. Gigitan kelelawar ini sangat berbahaya, ternyata membuat pria yang tidak disebutkan namanya ini terinfeksi virus rabies dan akhirnya harus meregang nyawa.

Salah seorang pakar kesehatan pemerintah Edson Ribiero dari Negara Bagian Bahia menjelaskan cukup banyak warga yang resah dengan adanya kabar ini. Tak hanya gigitan kelelawar yang membuat warga resah, terutama virus rabies yang berbahaya dan mematikan inilah yang membuat banyak orang takut keluar rumah di malam hari. Sebagai informasi, berdekatan dengan waktu sang pria digigit kelelawar, dilaporkan terdapat 10 orang lainnya yang juga digigit di satu gang suatu daerah.

Dr. Amesh Adalja yang berasal dari Johns Hopkins Center for Health Security menyebutkan kelelawar vampir memang dapat membawa virus rabies. Jika kelelawar ini menggigit manusia, virus akan langsung memasuki sistem saraf dan merusak sistem saraf pusat dan otak.

Dalam otak, virus rabies ini tentu menyebabkan gangguan komunikasi antar sel sehingga membuat si korban mengalami perubahan emosi dan kepribadian. Bahkan, layaknya vampir dalam tokoh fiksi, efek dari virus ini membuat korbannya menjadi semakin sensitif dengan cahaya dan takut terkena air. Lambat laun, korban akan mengalami pembengkakan otak dan pada akhirnya dapat berujung pada kejang, koma, hingga kematian.

Hingga kini virus rabies ini belum ada obatnya. Namun, jika korban yang tergigit kelelawar vampir ini sebaiknya segera mendapatkan vaksin rabies setelah digigit hewan, besar kemungkinan ia masih dapat diselamatkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *