Polrestabes Bandung, Membongkar Pabrik Pembuatan Mi Berformalin di Garut

Suarabandung.com – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung membongkar pabrik pembuatan mi berformalin. Satu ton mi tersebut ternyata mengandung formalin dan disita polisi.

Pabrik tersebut milik Ayi Rusmana, berlokasi di Kampung Bojong Sudika, Kabupaten Garut.

Personel Satres Narkoba Polrestabes Bandung pada Rabu (10/1) lalu, menggerebek pabrik mi berformalin tersebut. Polisi langsung menangkap Ayi tanpa perlawanan.

“Kita juga menemukan mi yang mengandung formalin seberat totalnya satu ton,” ungkap Kasatres Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tejo di Mako Sat Narkoba, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (15/1/2018) lalu.

Terbongkarnya pabrik mi berformalin ini berdasarkan temuan personel Sat Narkoba Polrestabes Bandung sehari sebelumnya. Polisi menemukan sebuah mobil pikap mencurigakan melintas di Jalan Pabaki, Astana Anyar.

Tim lalu memberhentikan mobil tersebut. Saat dibongkar, polisi menemukan mi basah kuning yang mencurigakan.

“Saat itu kita menemukan 350 kilogram mi basah. Kita cek laboratorium ternyata benar mengandung formalin,” ucapnya.

Dari situlah, akhirnya polisi menggerebek pabrik di Garut. Polisi juga menemukan formalin yang tersimpan di tempat berbahan plastik.

Berdasarkan pemeriksaan, Sudah dua tahun Ayi memproduksi mi berformalin. Ia sengaja mencampur mi basah dengan formalin agar mi yang dijualnya tahan lama.

Ayi mengaku menjual mi berformalin di pasar-pasar tradisional khusus di Kota Bandung. Seperti Andir, Caringin hingga pasar lainnya.

Ayi Rosmana pun ditahan di rutan Polrestabes Bandung. Polisi pun menjeratnya dengan Undang-Undang Pangan Pasal 136 dengan ancaman bui selama 5 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: