Polisi Ungkap Praktik Produk Oli Palsu di Subang, Jawa Barat

Suarabandung.com – Polisi telah mengungkap praktik produksi oli palsu yang dilakukan tersangka YS (44) di garasi rumahnya, Kampung Pasirmahi, Desa Kosar, Cipeundey, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Saat ini barang bukti sekitar 25 drum oli palsu telah disita polisi.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni menyebutkan bahwa penggerebekan di rumahnya berlangsung pada Sabtu (24/2).

Selain kecurangan pembuatan oli, aktivitas industri rumahan ini diduga tanpa izin atau ilegal.

“Modusnya membeli beberapa oli yang diduga oli oplosan atau yang tidak bisa dipastikan SNI-nya,” ujar Joni di Mapolres Subang, Jalan Mayjen Sutoyo, Kabupaten Subang, pada Kamis (1/3/2018).

“Oli palsu itu dimasukkan ke kemasan oli bermerek terkenal, lalu oleh tersangka dijual ke pasaran,” Joni menambahkan.

Oli oplosan tersebut dibeli YS lalu dipindahkan ke botol oli yang memiliki merek terkenal. Botol dan tampilan yang sama seperti oli resmi didapat di garasi rumahnya yang dijadikan tempat pengolahan cairan pelumas.

Joni menyebut oli yang diolah YS diduga tidak berstandar nasional. Oli palsu tersebut, berdasarkan keterangan YS, disebar ke sejumlah daerah yang ada di Jabar.

“Itu oli ada kurang lebih 25 drum atau lima ton. Oli buatannya ini sudah beredar di Bogor dan Subang serta Wilayah Jawa Barat lainnya,” ungkap Joni.

Sekitar lebih dari 13 ribu botol, ratusan lembar label stiker merek oli dan alat bantu lainnya pun disita oleh polisi. Tersangka JS diganjar pasal berlapis. Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf (d) UURI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Pasal 120 ayat 1 jo Pasal 53 ayat 1 UURI Nomor 3 Tahun 2014 tenang Perindustrian.

YS terancam hukuman penjara di atas lima tahun. Sedangkan Personel Satreskim Polres Subang masih terus menyelidiki terkait kasus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: