Pinton Anggon,Upaya Melestarikan Busana Tradisional

Tepuk tangan langsung meriahkan aula Kampus Universitas Galuh (Unigal) Ciamis.tempat berlangsungnya Lomba Busana Adat Tradisional Daerah (pinton anggon ) , pada Kamis 25 April 2019. Sedangkan puluhan peserta lainnya tampak duduk tenang menunggu giliran dipanggil, berbaur dengan para penonton.

Kegiatan pinton anggon pertama digelar oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah raga Kabupaten Ciamis, dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Sekitar 90 peserta merupakan utusan dari berbagai instansi dan masyarakat umum yang ikut meramaikan lomba busana adat tradidional tersebut.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam ikut serta melestarikan busana tradisional, terutama di kalangan generasi muda. Saat ini kalangan milenial tampaknya tidak begitu antusias mengenakan busana tersebut. Padahal orang luar justeru bangga mengenakan busana adat,” ujar Miming, Kasi Sejarah dan Nilai Budaya, Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olah raga Ciamis, Miming.

Busana, merupakan salah satu jatidiri pemakai, wilayah dan adat budaya yang membedakan dengan daerah lain. Dengan demikian kelestariannya harus tetap dipertahankan. Ia pun berharap agar generasi muda lebih mencintai busana atau pakaian daerah, khususnya busana sunda.

“Busana tradisional memiliki karakter serta merupakan harga diri. Mengenakan busana tradisional mampu mencermintkan karakter pemakainya yang sopan santun. Kalau bukan oleh kita, siapa lagi yang akan terus memelihara dan melestarikan budaya tradisional,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: