Pentingnya Berpikir Positif Selama Berpuasa

Supaya tetap kuat saat sedang menjalankan puasa Ramadan, memang tidak cukup jika mengonsumsi makanan seimbang saja. Pola pikir pun harus positif.

Kartini Rustandi, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan orang sering lemas saat puasa Ramadan dikarenakan karena otak sudah memikirkan hal itu terlebih dulu.

“Begitu kita bilang ‘saya lemas’ sel-sel tubuh kita juga akan menuruti jadi lemas,” ucap Kartini dalam temu media di gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, ditulis Senin (13/5/2019).

Dia menggambarkan, saat seseorang sedang sakit dan mengatakan pada dirinya lemas, pasti dia hanya tidur-tiduran saja. Berbeda jika pikirannya diubah agar tetap bisa bekerja. “Artinya, mindset kita (mempengaruhi),” lanjut Kartini.

Dibandingkan dengan di luar negeri, puasa di Indonesia tidak ada apa-apanya. Kartini menggambarkan lagi dengan puasa Ramadan di Inggris yang berdurasi hingga sekitar 19 jam.

“Mereka antara buka puasa dan sahur waktunya singkat. Kenapa mereka bisa? Karena mindset,” tambahnya. Sehingga, tubuh sesungguhnya bisa diatur oleh pikiran.

Semangat harus dibangun dalam diri mereka yang berpuasa. Terutama dalam mengerjakan kegiatan sehari hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: