Pemkot Bandung Imbau Penjual Mobil Agar Beri Bonus Tempat Sampah

Pemerintah Kota Bandung kembali menegakkan aturan yang mewajibkan setiap mobil untuk menyediakan tempat sampah di dalamnya. Saat ini aturan yang menerapkan denda Rp 500 ribu tersebut diberlakukan pada setiap mobil yang masuk ke Balai Kota Bandung. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Salman Fauzi menyebutkan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan. Sambil penegakan aturan dilakukan mulai dari lingkungan pemerintah. 

“Minimal ASN jadi contoh yang baik. Termasuk bagi (mobil) tamu yang akan parkir di Balai Kota wajib ada tempat sampah. Kalau enggak ada silakan parkir di luar,” kata Salman, dilansir laman detikcom, pada Selasa (19/3/2019).

Salman mengatakan,  kedepannya sosialisasi dan penegakan Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah tersebut akan diperluas. Seperti ke perkantoran, mal dan fasilitas umum lainnya di Kota Bandung. 

Salman mengungkapkan jika sosialisasi juga akan dilakukan secara bertahap kepada para pengusaha jual beli mobil, travel dan angkutan umum agar menyediakan tempat sampah di setiap mobil. 

“Kita imbau agar dealer atau showroom kalau ada yang membeli mobil, sekalian kasih bonus tempat sampah. Biar setiap mobil yang terjual dipastikan tersedia tempat sampah,” terangnya. 

Tetapi, Salman menyebut tingkat kesadaran masyarakat untuk menyediakan tempat sampah sudah cukup membaik. Terlebih beberapa tahun lalu sosialisasi dan penegakan serupa telah dilakukan melalui Perda Nomor 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: