Metode External Cephcalic Version (ECV), Cara Ubah Posisi Bayi Sunsang

Suarabandung.com – Bayi dalam kandungan akan terus bergerak menempatkan diri pada posisi kepala di bawah ketika mendekati waktu persalinan. Terkadang bayi berada dalam posisi sungsang, yaitu posisi kepala berada di atas rahim atau membelakangi jalan lahir.

Di usia 34 minggu, janin semakin membesar sehingga tidak bebas bergerak, sehingga biasanya menetap pada satu posisi. Jika posisinya melintang atau kepala masih di atas, maka bayi tersebut sungsang.

Beberapa bayi sungsang biasanya dilahirkan dengan operasi caesar. Namun ada beberapa cara untuk mengubah posisi bayi sungsang sebelum waktu kelahiran, salah satunya dengan perbanyak jalan dan bersujud. Lakukan posisi sujud selama 15 menit, 3 kali sehari untuk hasil yang lebih optimal.

Terdapat salah satu cara yang sering dilakukan untuk mengubah posisi bayi sungsang adalah dengan metode external cephalic versionatau yang dikenal dengan istilah ECV. Cara ini dilakukan dokter dengan menekan perut ibu hamil untuk mengarahkan kepala bayi ke bawah dengan panduan USG.

Metode ini mungkin dirasa sangat tidak nyaman bagi ibu hamil, namun prosedur ini aman dan memiliki tingkat keberhasilan hingga mencapai 50 persen. Sedangkan tingkat keberhasilan metode ECV pada bayi posisi melintang bisa mencapai 90 persen.

Meskipun tingkat keberhasilannya cukup tinggi, metode ini tidak dapat dilakukan pada bayi dengan kehamilan kembar, cairan ketuban sedikit dan placenta plevia.

Jika proses ECV ini gagal, pada umumnya akan segera dilakukan operasi caesar untuk melahirkan bayi. Metode ECV ini biasanya dilakukan menjelang waktu kelahiran, sehingga jika metode ECV gagal atau terjadi komplikasi, bayi dapat segera dilahirkan dengan operasi caesar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: