Mencoblos Hari ini, 33 Juta Warga Jawa Barat Berhak Tentukan Pilihannya

Pada hari ini, 33.276.905 warga Jawa Barat akan menentukan pemimpin Indonesia untuk lima tahun mendatang. Mereka turut menyalurkan hak pilihnya di 103.867 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sama halnya dengan pemilu sebelumnya, Jawa Barat masih menjadi provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia lho. Pemilu di tahun ini, terdiri dari 16.727.451 orang laki-laki dan 16.549.454 pemilih perempuan.

Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubaroq menyebutkan untuk warga yang belum terdaftar dalam DPT, jangan khawatir, tetap bisa mencoblos dengan membawa e-KTP dan surat keterangan. Namun mereka hanya bisa mencoblos sesuai domisili KTP.

“Kalaupun ada warga pemilih belum masuk dpt, bisa menggunakan hak pilih bawa e-ktp dan suket pada hari H. Coblosnya tidak bisa di tps lain, tapi (tps) domisili,” ujar Rifqi, pada Rabu (17/4/2019) dini hari tadi.

Rifqi menyampaikan bahwa dari jumlah DPT tersebut, 48 ribu orang di antaranya adalah penyandang disabilitas. Pemilih yang menderita disabilitas mental (gangguan jiwa) masuk kedalam DPT tersebut.

“Ada lima jenis disabilitas yang masuk termasuk gangguan jiwa itu. Ada 48 ribu orang,” ucapnya.

untuk  memastikan adanya kelancaran pemungutan suara, KPU Jabar telah mengerahkan 1,2 juta personel gabungan dalam mengamankan seluruh TPS. Setiap TPS akan dikawal petugas KPPS, Linmas hingga polisi.

“Total seluruhnya 1,2 juta petugas pengamanan yang dikerahkan. Itu sudah termasuk tambahan dua orang linmas di setiap TPS bantuan Pemprov Jabar,”  tambah dia.

Sedangkan, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto menjamin pemungutan suara di wilayah hukumnya bebas dari ancaman terorisme. Ia pun mengimbau masyarakat tidak takut saat sedang berada di TPS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: