Koridor Tambahan Trans Metro Bandung Telah Dipersiapkan

Kepala UPT Pengelola Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudhiana menyebutkan bahwa saat ini sedang mempersiapkan koridor tambahan terkait permberlakuan pembayaran tarif non tunai pada Trans Metro Bandung (TMB).

Sebelumnya dalam 3 koridor sudah ada penaikan tarif TMB yang semula dari Rp 3.000,- menjadi Rp 4.000,- pada senin mendatang.

“Untuk alat pembayaran non tunai kita sudah terpasang, sedangkan untuk alat stamp dari bank belum terpasang di TMB pada koridor yang baru,” ucapnya saat On Air di PRFM News Channel, pada Sabtu, 9 Februari 2019.

Kedepannya akan ada tarif khusus 1 rupiah untuk pengguna TMB dengan kategori tertentu. Seperti untuk Buruh, Guru Honorer, dan Veteran, tetapi sebelumnya harus didaftarkan terlebih dahulu.

“Hanya cukup membayar 1 rupiah menggunakan uang non tunai. Itu berlaku bagi buruh, guru honorer, dan veteran,” kata dia.

Yudhiana mengungkapkan jika saat ini pihaknya mendapatkan bis bantuan dari Kementerian Perhubungan sebanyak 15 buah. Bis bantuan tersebut rencananya akan di operasikan di koridor baru di Kota Bandung.

“Kita ada penambahan koridor, dari yang semula 4 koridor menjadi 5 koridor,” tambahnya.

Tak hanya pada TMB pembayaran non tunai itu akan dilakukan terhadap Bandros. Diperkirakan bulan maret sudah dapat digunakan pembayaran tarif non tunai.

“Untuk Bandros, kemungkinan awal maret sesuai janji dari bank,” lanjutnya.

Adanya perubahan tarif tersebut, pihak yang terkait akan melakukan sosialisasi. yakni melalui beberapa media pers, media sosial serta melalui penempelan poster di TMB.

“Iya kita akan lakukan pemaksimalan sosialisasi. Mudah – mudahan dengan adanya perubahan tarif ini ikut mensukseskan gerakan pemerintah tentang gerakan non tunai,” ujar Yudhiana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: