Ketahui Mengapa Bayi Ngeces?

 

Suarabandung.com – Bayi yang ngeces dan mengeluarkan air liur, memang termasuk kedalam hal yang normal. Kondisi seperti ini biasanya terjadi pada bayi yang berusia 3 bulan, waktu dimana kelenjar air liur pada bayi sudah mulai aktif.

Saat usia ini bayi cenderung memasukkan jari atau tangannya pada mulut. Berikut beberapa penyebab bayi ngeces yang perlu anda ketahui.

Terkena radang tenggorokan
Bayi yang terkena radang tenggorokan, biasanya akan cenderung malas makan karena saat menelan akan muncul rasa nyeri. Selain itu, produksi air liur juga akan lebih banyak dari biasanya. Sering-seringlah memberikan ASI pada bayi agar tenggorokannya terasa lebih nyaman.

Gigi yang mulai tumbuh

Produksi air liur saat gigi mulai tumbuh cenderung meningkat disertai dengan gangguan layaknya rewel, susah tidur, hingga susah makan. Hal ini dipicu karena rasa nyeri yang menyertai pertumbuhan gigi. Kita bisa memberikan mainan khusus yang bisa digigit oleh bayi seperti teether yang sebelumnya disimpan pada lemari es agar lebih dingin.

Masalah pada saraf
Masalah gangguan saraf seperti cerebral palsy bisa menyebabkan kondisi ngeces berlebihan pada bayi. Kelainan saraf ini disebabkan oleh adanya kerusakan pada otak yang bisa memicu gangguan fungsi otot yang seharusnya dipakai untuk mengunyah dan masalah kesehatan yang membuat produksi air liur berlebihan yang disebut hipersalivasiatau sialorrhea.

Gangguan mental pada bayi
Jurnal kesehatan Pediatric and Child Health menyebutkan bahwa 10 persen anak dengan gangguan mental cenderung ngeces atau mengeluarkan air liur berlebihan. Disebabkan oleh terlambatnya perkembangan mengunyah pada mulut bayi.

Jika bayi ngeces dengan jumlah yang berlebihan disertai dengan kesulitan bernafas atau berbicara, ada baiknya orang tua segera memeriksakannya ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *